| Kapolrestabes dan Kasat Lantas saat meresmikan Game ANCITA |
Surabaya, SadapNews - Dalam rangka menciptakan lalu lintas yang aman, selamat,
tertib dan lancar di Kota Surabaya, Satlantas Polrestabes Surabaya
bekerjasama dengan pemerintah kota Surabaya, Jawa Pos dan Yamaha
mengadakan program "Surabaya Brantas" atau Surabaya Berani Tertib Lalu
Lintas. Program ini mempunyai beberapa sub program, diantaranya adalah
Kampung Lantas, SOS (Save Our Students), dan ANCITA ( Anak-anak Cinta
Lalu Lintas).
Subprogram ANCITA sendiri adalah program pendidikan lalu
lintas yang dikhususkan ke segmen kanak-kanak, yaitu pengenalan dan
pendidikan lalu lintas kepada anak-anak dari TK hingga SD (Sekolah
Dasar) kelas 1, 2 dan 3. Mereka akan diperkenalkan dengan aturan-aturan
lalu lintas dengan metode kedekatan yang sesuai dengan tingkat umur
mereka, dengan asumsi bahwa daya tangkap dan daya ingat mereka terhadap
suatu yang mereka pelajari masih sangat kuat, sehingga diharapkan
peraturan-peraturan lalu lintas yang diajarkan dapat terserap dan
direkam oleh ingatan mereka, sehingga mereka akan lebih kritis terhadap
tindakan-tindakan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh
orang-orang terdekat mereka.
Launching game Ancita (Anak-Anak Cinta Lalu Lintas) di
Taman Bungkul, saat car free day, Minggu (15/5) resmi dibuka oleh
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Imam Sumantri.
| Kasat Lantas saat Memberikan Sambutan |
Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Andre J. W.
Manuputty, S.I.K. yang turut hadir dalam launching game ini menjelaskan,
game ini diperuntukkan khusus untuk anak-anak supaya lebih mengenal
rambu lalu lintas. Game gratis yang bisa di unduh di play store Android
ini, sengaja dibuat untuk menekan angka kecelakaan dan tertib saat
berlalu lintas.
"Game edukasi ANCITA untuk mengembangkan kegiatan
pendidikan lalu lintas terhadap anak-anak dalam rangka menunjang program
Surabaya Brantas, sekaligus untuk mengajarkan etika berlalu lintas dan
mengenalkan rambu-rambu lalu lintas sejak usia dini, sehingga anak-anak
mendapat bekal pendidikan lalu lintas yang memadai serta mencintai lalu
lintas yang tertib dan aman sejak dini. Semoga maksud dan tujuan
dibuatkan game ini dapat tercapai, sehingga game ini dapat memberikan
kontribusi yang positif terhadap perkembangan etika berlalu lintas di
tahun-tahun mendatang," katanya.(nhs)