Surabaya – Hasil Penelitian Dari ilmu Kedokteran, ada 7 manfaat yang selama ini masih menjadi hal tabu, ketika pria khususnya para suami menghisap payudara wanita (istrinya).
Ternyata hal tersebut perlu anda ketahui, serta akan memberikan manfaat luar biasa pada wanita, mau tahu apa aja?
Simak penjelasan dan hasil riset ilmu kedokteran dibawah ini:
1. Payudara yang sering dihisap, keseimbangan sistem kardiovaskular kewanitaannya dapat terjaga. Apabila lelaki menghisap Payudara wanita dalam waktu yang lama, maka degupan jantung wanita dapat meningkat hingga 110 detak/menit. Hal ini boleh menjadi latihan bagus bagi kesehatan jantung.
2. Hisap Payudara juga dapat membuat berat badan wanita lebih stabil, bahkan berkurang. Hal ini disebabkan, payudara yang dihisap selama 3 menit dapat membakar lemak sekitar 12 kalori.
3. Ingin wajah lebih kencang? Kalau begitu jangan ragu untuk lebih sering dihisap payudaranya. Dengan dihisap payudara, maka lebih dari 30 otot wajah wanita bergerak, sehingga berguna untuk meningkatkan aliran darah di kulit wajah, dan menghaluskan kulit.
4. Selama ini hisap Payudara dianggap sebagai hal yang kurang sopan atau tabu. Tapi pada kenyataanya hisap Pyudara dpt membuat wanita lebih awet muda, merupakan obat alami yang merangsang sistem kekebalan tubuh, hasilnya adalah produksi antibodi yang mampu melindungi dari virus.Proses ini disebut cross-imunoterapi.
5. Pada saat Payudara dihisap, biasanya nafas wanita jadi lebih cepat. Rata rata saat hisap Payudara, wanita akan menghirup dan membuang nafas 60 kali dlm satu menit.Padahal dalam keadaan normal hanya 20 kali tiap satu menit. Menghirup dan membuang nafas lebih sering akan mencegah berbagai gangguan diparu.
6. Payudara yg dihisap lebih dari 5 menit akan membuat tubuh wanita lebih santai, dapat menghasilkan rantai kimiawi yang akan menghancurkan berbagai hormon penyebab stress.
7. Payudara yang sering dihisap akan mencegah terjadinya kanker payudara, karena semua otot di pembuluh darah payudara dan puting berinteraksi lebih sensisitif serta mencegah dari benjolan benjolan penyebab awal kanker payudara.
Nah, tunggu apalagi, bagi anda yang sudah menikah bisa membuat pasangan terkesima dengan 7 manfaat yang telah ada di atas ini, disamping membahagiakan istri juga bisa semakin hot di dalam hubungan intim anda. (LN/LI)
Surabaya - Irjen Pol Anton Setiadji Kapolda Jawa Timur meminta Pemerintah Kota Surabaya untuk meliburkan perayaan Tahun Baru “Car Free Night (CFN)” di Taman Bungkul Surabaya.
“Saya sudah kumpulkan anggota se-Surabaya Raya agar nggak ada CFN sehingga orang luar Surabaya tidak masuk kota ini, nanti pada titik luar Surabaya juga ada razia untuk sterilisasi,” katanya dalam Analisa-Evaluasi Akhir Tahun 2015 Polda Jatim.
Didampingi Wakapolda Jatim Brigjen Pol Eddi Haryanto, Irwasda, Karo Ops, Kabid Humas, Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Dirlantas, Dirintelkam, dan Dirsabhara, ia mengharapkan hal yang sama juga dilakukan jajaran (Polres) lain, sehingga Surabaya dan Jatim akan kondusif.
“Kalau malam Natal 2015, kami sudah turunkan pasukan dalam jumlah besar, maka pada malam Tahun Baru 2016 akan lebih besar lagi. Tahun Baru akan lebih kita perketat daripada Natal,” katanya.
“Karena sterilisasi gereja juga akan tetap kita lakukan hingga malam Tahun Baru, namun sterilisasi pada lokasi kerumunan masyarakat lainnya juga akan dilakukan. Kita tidak boleh lengah, kita harus berupaya dan berdoa secara optimal,” katanya. (Ant/Red)
Surabaya - Aksi Unjuk Rasa di depan Hotel Singgasana Jalan Gunung Sari dari Peserta Seleksi Pendamping Desa tingkat Kab/ Kota dan Tenaga Ahli P3MD/ PNPM Jatim yang tidak lolos seleksi. Selasa,(29/12).
Sebelumnya, Kasubbag Dal Ops Polrestabes Surabaya, Kompol Gatot memimpin Apel Kesiapan Pengamanan di depan Halaman Hotel Singgasana Surabaya. Petugas pengamanan yang dikerahkan yakni Polsek Dukuh Pakis, Rayon Polsek dan Kompi Dalmas Polrestabes Surabaya.
Sekira pukul 13.00 Wib Massa aksi yang terdiri dari 15 orang tersebut tiba di Hotel Singgasana yang mana sedang berlangsung kegiatan Seleksi Badan Pendamping Desa (PD) tingkat Kecamatan, Kab/kota dan Tenaga Ahli P3MD/PNPM Mandiri Jatim yang oleh Bapemas (Badan Pelayanan Masyarakat) yang diikuti oleh 800 orang dipimpin Bapak Hadi Sulistyo Kabid SDATTG (Kepala Bidang Sumber Daya Alam Teknologi Tepat Guna).
Massa aksi unras dipimpin oleh Ahmad Mustain Saleh (Salah satu peserta seleksi yang tidak lolos) beserta rekan-rekan seperjuangannya menyuarakan 3 (tiga) buah tuntutan sebagai berikut:
1. pendaftaran yang tidak sesuai dengan standarisasi, karena ada yg membawa Rekom;
2. Keterbukaan dalam pendaftaran, karena disinyalir diantara pendaftar ada titipan dari panitia bahkan ada yg membawa Rekom Partai Politik;
3. Pembocoran Rekom dari Setnas ke Partai politik tertentu yg diteruskan ke PAC Partai Politik tersebut.
Setelah massa aksi puas menyampaikan aspirasinya, sekitar pukul 13.10 Wib dilaksanakan pertemuan antara Hadi Sulistyo dengan 5 (lima) perwakilan Massa dipimpin oleh Ahmad Mustain Soleh didampingi Kompol Mustakim Wakasat Sabhara Polrestabes Surabaya, di Ruang Kahuripan IV Hotel Singgasana Surabaya.
Adapun tanggapan dari Hadi Sulistyo Kabid SDATTG kepada para demonstran menjelaskan bahwa segala tuntutan dari saudara Soleh akan ditampung dan apabila terdapat kekeliruan dalam proses seleksi maka akan ada pembenaran dalam 1 s/d 2 hari kedepan. Selanjutnya hasil akan disampaikan di Website serta akan diteruskan melalui surat secara langsung kepada yang bersangkutan.
“Setelah mendengar keterangan dari Kabid SDATTG, Hadi Sulistyo, massa aksi membubarkan diri ke kediaman masing-masing dengan tertib. Tidak ada kejadian yang menonjol terjadi saat kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali”, pungkas Kompol Gatot. (SR/ SAN)
Surabaya - Petugas Polrestabes Surabaya berhasil menangkap Wiji (43) warga Permata Sekar Gading, Sidoarjo, oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) golangan 3c, karena menggelapkan mobil rental. Selasa, (29/12).
Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Akp Lily DJ membeberkan kronologinya. Awalnya tersangka menyewa satu unit mobil Daihatsu Xenia selama satu minggu. Setelah jatuh tempo pada tanggal 2 april 2015 tersangka memperpanjang lagi selama satu bulan, dan hingga akhirnya tersangka menyewa mobil tersebut sampai dengan 01 Agustus 2015, namun setelah jatuh tempo sewa mobil tersebut hanya dibayar separoh,”mobil tersebut tidak dikembalikan melainkan oleh tersangka Wiji mobil tersebut dipindahtangankan kepada orang lain untuk disewakan kembali”, pangkas Akp Lily.
Merasa mobilnya telah digelapkan, korban melaporkan tersangka ke polisi, beruntung GPS masih nyala, akhirnya mobil tersebut bisa ditemukan dan disita dari tangan orang lain yang menyewa dari tersangka. Tersangka mengaku menyewa mobil untuk usaha tetapi usahanya tidah memiliki hasil.
Sementara itu, tersangka Wiji mengaku tidak mengembalikan mobil itu karena uang sewanya kurang, sehingga dia terpaksa menyewakan lagi kepada orang lain. “Uang saya kurang, makanya saya sewakan lagi,” ujar Wiji.
Tersangka juga mengakui bahwa dirinya masih tercatat aktif sebagai PNS di bagian Devisi Korpri, namun karena mendapatkan pekerjaan luar, maka dia menyewa mobil itu sebagai penghasilan tambahan dari pendapatannya sebagai PNS itu. “Gaji saya hanya Rp 3,6 juta, dan itu kurang, makanya saya usaha lain lagi,” kata dia. (SR)
Surabaya - Perayaan malam tahun baru sudah di depan mata, petugas Polsek Simokerto melakukan pengamanan tidak hanya difokuskan di jalan raya saja, kawasan perkampungan juga menjadi perhatian. Meskipun disibukkan dengan berbagai kegiatan, namun Patroli Sepeda tetap dilaksanakan guna menyampaikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat dan sekaligus sarana pemantauan kondisi kamtibmas di wilayah.
Menurut Kompol Herman Hosno Kapolsek Simokerto, melaksanakan patroli menggunakan sepeda ini dinilai efektif, sehingga dapat secara langsung berinteraksi dengan masyarakat. Seperti yang dilaksanakan rombongan Patroli Sepeda yang dipimpin beliau saat melewati Perkampungan Jalan Sidoyoso Surabaya, rombongan menyempatkan berhenti dan ngobrol bersama warga yang saat itu berada di depan rumah.
“Kami menghimbau khususnya kepada para pemuda, tidak pelu ikut-ikutan dengan mengganti knalpot kendaraannya dengan Knalpot Brong. Karena kami akan menindak apabila kedapatan, serta menyita kendaraannya. Untuk itu yang wajar-wajar saja, serta hindari adanya pesta minum-minuman keras dikarenakan hal tersebut dapat memicu tindak kriminal”, ucapnya.
Kapolsek lebih menghimbau kepada warga untuk mengadakan kegiatan kecil untuk perenungan. “pergantian tahun lebih baik digunakan untuk merenung dan merencanakan tindakan di tahun depan. Jika ingin melekan, lebih baik di kampung sendiri, selain warga guyup juga bisa mengurasi kepadatan di jalan”, katanya.
Ditanya mengenai pengamanan malam tahun baru, mantan Kanit Reskrim Polsek Bubutan mengungkapkan pihaknya akan maksimal dalam menjaga wilayahnya. Melalui penempatan Personil di daerah rawan dan sinergitas Kemitraan yang sudah dibangun bersama masyarakat diharapkan mampu menjaga kondusifitas kamtibmas selama perayaan malam tahun baru mendatang. (day/SR)
Surabaya - Kapolrestabes Surabaya Kombespol Yan Fitri Halimansyah didampingi Kasat Reskrim dan Kasat Lantas Polrestabes Surabaya turun langsung ke Pelabuhan Teluk Lamong. Berbagai Jenis Kendaraan roda dua, roda empat, maupun Dump truk sudah dikemas rapi di dalam peti kemas dan siap untuk dikirimkan.
Sekitar 76 Kendaraan yang berhasil diamankan oleh Sat reskrim Polrestabes Surabaya dengan rincian 45 Kendaraan roda empat dan 31 kendaraan roda dua. Dalam kurun waktu satu tahun, kendaraan yang sudah berhasil diselundupkan sebanyak 1120 Kendaraan. dan Kegiatan ini sudah berlangsung selama 2 tahun sejak tahun 2014, bisa dibayangkan berapa banyak kerugian negara dan perusahaan Leasing selama kurun waktu tersebut.
Dari pihak cukai pelabuhan Teluk lamong Surabaya mengakui adanya pengiriman sejumlah kendaraan yang sudah dibawa ke Timor Leste, tetapi memang diketahui surat- surat kendaraan lengkap semuanya, namun ternyata surat- surat kendaraan dari kesemuanya itu ada yang asli tetapi tidak sedikit pula ditemukan surat- surat kendaraan palsu.
Sat Reskrim Polrestabes Surabaya awalnya menerima laporan dari Polres Sleman, bahwa adanya sejumlah kendaraan leasing yang hilang. Melalui penerusan informasi adanya penggelapan berbagai jenis kendaraan tersebut, kemudian anggota melaksanakan penyelidikan dan didapati benar adanya sejumlah 76 kendaraan ditemukan di Pelabuhan Teluk Lamong yang sudah ada di dalam peti kemas dan siap untuk dikirim ke Timor Leste. Serta 2 Tersangka yang diduga sindikat penyelundupan tersebut juga ikut diamankan.
“Penyelundupan ini diduga tidak dilakukan oleh sedikit tersangka. Diduga masih ada tersangka lain yang saat ini masih terus kami kembangkan. Dengan adanya sinergitas antara pengelola pelabuhan Telok Lamong dengan kepolisian, maka kami juga terbantu untuk mengungkap kasus penyelundupan kendaraan sebanyak ini. Dari pihak cukai pelabuhan memang tidak mengetahui adanya kepalsuan dokumen surat- surat kendaraan melainkan kamilah yang mengatahui palsu atau tidaknya dokumen kendaraan tersebut,” Jelas Kombespol Yan Fitri. (SR)