![]() |
| Anggota saat Pantau Lokasi |
Sehingga beberapa warga mematok jalan dan meminta pekerjaan pengaspalan oleh kontraktor PT. Betasari dihentikan. Para pemilik tanah menganggap pihak PT.BPWS (Badan Pengembangan Wilayah Surabaya) tidak segera merespon keresahan warga sehingga pada hari Jumat (11/11/2016) beberapa warga dikoordinir oleh Sdr. Hasan Basri, warga Desa Sendang Laok melakukan pematokan jalan dan meminta kepada kontraktor PT. Betasari untuk tidak melanjutkan pengerjaan pengaspalan sampai ada penjelasan dari pihak BPWS terkait ganti rugi.
Mulanya protes akan mendatangkan warga sejumlah 25 orang, namun setelah dilakukan mediasi oleh pihak Polsek Sukolilo, akhirnya disepakati perwakilan warga adalah sdr. Faruq (Ketua paguyuban PKL Suramadu) dan 5(lima) orang perwakilan warga pemilik tanah.
Besok Senin (14/11/2016) sekitar pukul 09.00 wib di kantor BPWS Surabaya direncanakan akan dilakukan audensi dan klarifikasi kepada BPWS yang dilakukan oleh warga pemilik tanah. Kapolsek Sukolilo AKP Edy Cahyono Putro, SH menjelaskan, “Sementara situasi tetap aman kondusif dan terus dilakukan pemantauan, “Ujarnya. (Hms)
