![]() |
| Kapolres saat ceramah di depan Jamaah Masjid |
Pria yang terbilang baru menjabat sebagai Kapolres Bangkalan ini, munculnya beragam masalah sosial
kriminal yang melanda tanah air, akan ada 7 (tujuh) kejahatan Kamtibmas.
Bahkan sejumlah jenis ancaman akan mengalami peningkatan. Ketujuh jenis
kejahatan tersebut adalah, pencurian dengan kekerasan (curas),
pencurian dengan pemberatan (curat) dan penganiayaan, kejahatan di jalan
(street crime), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pemerasan dan
premanisme.
“Untuk itu peran serta masyarakat dalam menjaga Kamtibmas bergandengan dengan Polri dan TNI sangat penting, minimal di lingkungannya masing-masing,” kata Kapolres sambil memperkenalkan diri dihadapan ratusan jamaah shalat Jumat Masjid Sabilil Muhtadin, Jumat (17/6).
Menurutnya beragam kondisi instabilitas sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah perkotaan, tentunya akan berdampak pada meningkatnya rasa kekhawatiran masyarakat dalam beraktivitas, yang pada akhirnya akan bermuara pada menurunnya produktivitas masyarakat itu sendiri guna meningkatkan kualitas hidupnya.
“Kebutuhan akan pentingnya terwujud stabilitas Kamtibmas yang kondusif tentunya tidak hanya menjadi keinginan dari aparat penegak hukum, dalam hal ini Polri, tetapi juga bagi masyarakat itu sendiri, karena itu yang dibutuhkan sekarang adalah bagaimana antara masyarakat dan Polri terjalin suatu hubungan yang sinergis dalam mengupayakan terwujudnya kondisi Kamtibmas yang stabil sehingga dapat mendukung pembangunan nasional menuju masyarakat yang adil dan makmur, spiritual dan material, sehingga mengharapkan aparat Polri untuk menjaga dan memelihara Kamtibmas tanpa dukungan masyarakat adalah tindakan sia-sia, khususnya ditengah-tengah beragam keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh Polri,” jelas Kapolres.
Kapolres mengatakan ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat guna mendukung terwujudnya Kamtibmas yang kondusif, di antaranya Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat secara aktif memberikan informasi kepada aparat penegak hukum terkait kondisi Kamtibmas yang terjadi di wilayahnya. Apalagi di Tanjung Jati sebentar lagi ada Pilkades (Pemilihan Kepala Desa), berharap kepada masyarakat agar Pilkades, Luber, Jurdil, Aman dan Damai.
" Apabila muncul ketidaksepahaman terhadap suatu kebijakan disalurkan melalui sarana yang tepat dengan musyawarah mufakat, tidak dilakukan secara anarkis yang justru akan memunculkan permasalahan sosial yang baru dan tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya tetapi berupaya meredam agar isu tersebut tidak meluas,” himbau Kapolres.
Biasanya menjelang hari raya Idul Fitri tingkat kriminalitas meningkat tajam, Hal ini perlu diwaspadai agar keluarga kita terhindar dari pemangsa yang sewaktu waktu bisa saja menerkam andai kita tidak mewaspadai, selain itu juga waspadai pula beredarnya uang palsu menjelang Lebaran.” kita terus lakukan himbauan kepada masyarakat agar lebih berhati hati tat kala bepergian keluar rumah, sebab sudah biasa kriminalitas tindak pidana meningkat menjelang hari raya Idul fitri , tentunya hal ini berdasarkan pengalaman tahun tahun lalu, dan waspadai juga peredaran uang palsu” ujarnya.
Seusai Sholat Jumat Kapolres Bangkalan memberikan sarana Kontak ke Masjid Sabilil Muhtadin yang diterima langsung oleh Ta'mir Masjid. (nhs)
“Untuk itu peran serta masyarakat dalam menjaga Kamtibmas bergandengan dengan Polri dan TNI sangat penting, minimal di lingkungannya masing-masing,” kata Kapolres sambil memperkenalkan diri dihadapan ratusan jamaah shalat Jumat Masjid Sabilil Muhtadin, Jumat (17/6).
Menurutnya beragam kondisi instabilitas sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah perkotaan, tentunya akan berdampak pada meningkatnya rasa kekhawatiran masyarakat dalam beraktivitas, yang pada akhirnya akan bermuara pada menurunnya produktivitas masyarakat itu sendiri guna meningkatkan kualitas hidupnya.
![]() |
| Kapolres Disambut oleh Imam Masjid |
“Kebutuhan akan pentingnya terwujud stabilitas Kamtibmas yang kondusif tentunya tidak hanya menjadi keinginan dari aparat penegak hukum, dalam hal ini Polri, tetapi juga bagi masyarakat itu sendiri, karena itu yang dibutuhkan sekarang adalah bagaimana antara masyarakat dan Polri terjalin suatu hubungan yang sinergis dalam mengupayakan terwujudnya kondisi Kamtibmas yang stabil sehingga dapat mendukung pembangunan nasional menuju masyarakat yang adil dan makmur, spiritual dan material, sehingga mengharapkan aparat Polri untuk menjaga dan memelihara Kamtibmas tanpa dukungan masyarakat adalah tindakan sia-sia, khususnya ditengah-tengah beragam keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh Polri,” jelas Kapolres.
Kapolres mengatakan ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat guna mendukung terwujudnya Kamtibmas yang kondusif, di antaranya Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat secara aktif memberikan informasi kepada aparat penegak hukum terkait kondisi Kamtibmas yang terjadi di wilayahnya. Apalagi di Tanjung Jati sebentar lagi ada Pilkades (Pemilihan Kepala Desa), berharap kepada masyarakat agar Pilkades, Luber, Jurdil, Aman dan Damai.
" Apabila muncul ketidaksepahaman terhadap suatu kebijakan disalurkan melalui sarana yang tepat dengan musyawarah mufakat, tidak dilakukan secara anarkis yang justru akan memunculkan permasalahan sosial yang baru dan tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya tetapi berupaya meredam agar isu tersebut tidak meluas,” himbau Kapolres.
![]() |
| Kapolres memberikan Sarana Kontak ke Ta'mir Masjid |
Biasanya menjelang hari raya Idul Fitri tingkat kriminalitas meningkat tajam, Hal ini perlu diwaspadai agar keluarga kita terhindar dari pemangsa yang sewaktu waktu bisa saja menerkam andai kita tidak mewaspadai, selain itu juga waspadai pula beredarnya uang palsu menjelang Lebaran.” kita terus lakukan himbauan kepada masyarakat agar lebih berhati hati tat kala bepergian keluar rumah, sebab sudah biasa kriminalitas tindak pidana meningkat menjelang hari raya Idul fitri , tentunya hal ini berdasarkan pengalaman tahun tahun lalu, dan waspadai juga peredaran uang palsu” ujarnya.
Seusai Sholat Jumat Kapolres Bangkalan memberikan sarana Kontak ke Masjid Sabilil Muhtadin yang diterima langsung oleh Ta'mir Masjid. (nhs)


