![]() |
| Kadisdik Bangkalan Mohni dan Sekretaris Pendidikan Bambang |
Bangkalan, SadapNews - Dihelatnya event akbar 1 tahunan oleh salah satu media di Madura yang melibatkan nominasi banyak tokoh di Madura (Empat kabupaten) akan diumumkan pada akhir tahun ini, siapa yang akan meraih gelar tersebut. Dalam pagelaran tersebut untuk meraih Madura Word harus melalui banyak dukungan dari setiap pihak.
Namun ada satu kejanggalan yang ada dalam benak seluruh instansi Pendidikan dan seluruh tenaga pendidik. Pasalnya, yang masuk Nominasi tokoh pendidikan dalam Madura Word ini bukanlah Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Mohni melainkan Sekretaris Dinas Pendidikan Bambang Budi Mustika. Dikalangan pendidikan hal itu sedikit tidak masuk akal. Sebab, jika bicara pendidikan di Bangkalan ada Mohni selaku Kadis.
Aktivis Gelora Mahasiswa Penyelamat Rakyat (Gempar) Nur. Hakim Spd.I mengakatan bahwa dalam Nominasi tokoh Pendidikan ada indikasi politis yang sangat kental didalamnya," kenapa harus Bambang? Mohni lo yang selaku Kadis malah gak masuk. Jangan - jangan ada kehendak lain dari masuknya Bambang dalam nominasi tokoh pendidikan," papar pria lulusan UINSA Surabaya, Selasa (13/12).
Hakim yang menjadi pengamat Pendidikan melihat bahwa didalam hal itu ada indikasi untuk menyingkirkan Mohni dari Kadis," bisa saja kan itu adalah salah satu cara Bambang untuk menyingkirkan Mohni," katanya dengan raut wajah curiga.
Lebih lanjut, dirinya curiga bahwa ada indikasi penekanan terhadap Kepala kepala sekolah dan Kepala kepala UPTD oleh Bambang untuk meraih dukungan penuh," saya curiga, jangan - jangan benar isu yang mengatakan bahwa Bambang menekan para kepala sekolah dan kepala UPTD di Bangkalan untuk dapat dukungan penuh," timpalnya.
Dengan isu yang berkembang itu, mencoba mengklarifikasi ke salah satu Sekolah Meningkat Pertama. Namun hasilnya sedikit mengecewakan karena pihak sekolah tidak mau terbuka dan terkesan takut," Gak ada mas, kami memberi dukungan itu dari hati, karena saya melihat Bambang memang mempunyai integritas dalam memimpin Pendidikan di Bangkalan," kelit salah satu kepala sekolah yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan Mohni mengatakan bahwa dirinya tidak tahu menahu terkait Madura Word," kalau itu saya gak tahu, yang tahu media itu sendiri dong, saya gak berani ngomong takut salah, entar katanya orang saya dibilang ngalem-ngalem diri saya sendiri, atau orang bilang saya mau menjelek - jelekkan, saya kan enak," katanya.
Dia juga mengakatakan bahwa dirinya juga tidak apa alasannya sampai dirinya tidak masuk nominasi," saya juga gak tahu kenapa yang muncul itu bisa dia ya," ucapnya. Menanggapi isu terkait tekanan yang dilakukan oleh Bambang kepada para Kepsek dan Kepala UPTD, dirinya mengaku juga tidak tahu," saya gak tau soal itu mas, saya juga takut salah yang mau komentar mas," pungkasnya. (AL)
