Surabaya - Aksi Unjuk Rasa di depan Hotel Singgasana Jalan Gunung Sari dari Peserta Seleksi Pendamping Desa tingkat Kab/ Kota dan Tenaga Ahli P3MD/ PNPM Jatim yang tidak lolos seleksi. Selasa,(29/12).
Sebelumnya, Kasubbag Dal Ops Polrestabes Surabaya, Kompol Gatot memimpin Apel Kesiapan Pengamanan di depan Halaman Hotel Singgasana Surabaya. Petugas pengamanan yang dikerahkan yakni Polsek Dukuh Pakis, Rayon Polsek dan Kompi Dalmas Polrestabes Surabaya.
Sekira pukul 13.00 Wib Massa aksi yang terdiri dari 15 orang tersebut tiba di Hotel Singgasana yang mana sedang berlangsung kegiatan Seleksi Badan Pendamping Desa (PD) tingkat Kecamatan, Kab/kota dan Tenaga Ahli P3MD/PNPM Mandiri Jatim yang oleh Bapemas (Badan Pelayanan Masyarakat) yang diikuti oleh 800 orang dipimpin Bapak Hadi Sulistyo Kabid SDATTG (Kepala Bidang Sumber Daya Alam Teknologi Tepat Guna).
Massa aksi unras dipimpin oleh Ahmad Mustain Saleh (Salah satu peserta seleksi yang tidak lolos) beserta rekan-rekan seperjuangannya menyuarakan 3 (tiga) buah tuntutan sebagai berikut:
1. pendaftaran yang tidak sesuai dengan standarisasi, karena ada yg membawa Rekom;
2. Keterbukaan dalam pendaftaran, karena disinyalir diantara pendaftar ada titipan dari panitia bahkan ada yg membawa Rekom Partai Politik;
3. Pembocoran Rekom dari Setnas ke Partai politik tertentu yg diteruskan ke PAC Partai Politik tersebut.
Setelah massa aksi puas menyampaikan aspirasinya, sekitar pukul 13.10 Wib dilaksanakan pertemuan antara Hadi Sulistyo dengan 5 (lima) perwakilan Massa dipimpin oleh Ahmad Mustain Soleh didampingi Kompol Mustakim Wakasat Sabhara Polrestabes Surabaya, di Ruang Kahuripan IV Hotel Singgasana Surabaya.
Adapun tanggapan dari Hadi Sulistyo Kabid SDATTG kepada para demonstran menjelaskan bahwa segala tuntutan dari saudara Soleh akan ditampung dan apabila terdapat kekeliruan dalam proses seleksi maka akan ada pembenaran dalam 1 s/d 2 hari kedepan. Selanjutnya hasil akan disampaikan di Website serta akan diteruskan melalui surat secara langsung kepada yang bersangkutan.
“Setelah mendengar keterangan dari Kabid SDATTG, Hadi Sulistyo, massa aksi membubarkan diri ke kediaman masing-masing dengan tertib. Tidak ada kejadian yang menonjol terjadi saat kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali”, pungkas Kompol Gatot. (SR/ SAN)